Sunday, 9 November 2014

Popok Bayi Picu Keterlambatan Jalan Bayi?


Bayi belum mampu mengontrol otot kandung kemihnya sehingga kebiasaan bayi rajin mengompol. Hal itu masih terbilang wajar. Masalah bayi mengompol sekarang sudah mudah ditangani, dengan memberikan popok bayi yang praktis. Ompol bayi tidak akan merembes membasahi kasur dan benda sekitar.

Penggunaan popok juga sangat menguntungkan para ibu, selain bisa menghemat cucian, popok juga memudahkan saat bayi diajak ke luar rumah. Ibu tidak lagi khawatir jika tiba-tiba anaknya mengompol. Meskipun keberadaan popok sangat membantu, tapi sebuah penelitian mengungkapkan bahwa popok dapat memperlambat kemampuan bayi untuk berjalan. Para psikolog di New York University melakukan penelitian pada 60 bayi yang baru belajar jalan atau mulai berjalan.

Ternyata popok tidak hanya timbulkan ruam pada kulit bayi, tapi juga membuat bayi lebih sulit belajar berjalan. Dari 60 bayi yang diteliti, separuhnya berusia 13 bulan yang baru saja belajar berjalan. Separuh lagi berusia 19 bulan yang sudah mulai bisa berjalan. Bayi-bayi tersebut diuji 3 kali, saat telanjang, mengenakan popok kain, dan mengenakan popok sekali pakai.

Ada 17 dari 30 bayi terjatuh yang mengenakan popok sekali pakai, 21 bayi yang jatuh ketika mengenakan popok kain lebih besar. Pada bayi usia 19 bulan pengaruh pemakaian popok masih ada hanya saja tidak terlalu menonjol. Ketika mengenakan popok, bayi cenderung mengambil langkah lebih lebar tapi pendek.

Whitney Close mengatakan bahwa popok membuat adanya gumpalan di antara kaki, berpotensi memperburuk keseimbangan dan posisi bayi. Jadi popok itu sendiri merupakan suatu gangguan biomekanis yang berlangsung saat jalan.

Meskipun belum dilakukan penelitian lebih lanjut, para peneliti yakin bahwa melepas popok akan mempercepat proses belajar berjalan bayi. Padahal pada kenyataannya para orangtua harus sedikit lebih bersabar ketika bayi mengompol :D

1 comment:

  1. Ada benarnya juga ya, soalnya ada keluargaku juga begitu sepertinya..

    ReplyDelete

Note: only a member of this blog may post a comment.